Bus Wisata Sukabumi – Ajak Kami Jalan-Jalan ka Kota Sukabumi

Delia Hijab - Baju Muslim Modern - Bandrosnya Sukabumi Ajak Kami Jalan-Jalan ka Kota Sukabumi - Bus Wisata Kota Sukabumi

Delia Hijab – Baju Muslim Modern | Bus Wisata Sukabumi – Ajak Kami Jalan-Jalan ka Kota Sukabumi

 

Apabila di Kota Bandung ada Bandros, di Kota Sukabumi ada Ajak Kami. Bus berwarna pink ini merupakan hibah dari gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bus ini nantinya akan menjadi bus wisata selayaknya Bandros (Bandung Tour on The Bus).

Bentuknya yang unik dilengkapi lampu bundar sebagai headlamp membuat bus ini terlihat sangat klasik. Pada bagian tengahnya, diantara kedua lampu tersebut terdapat striker bertuliskan “Ajak Kami” sebagai tanda nama dari bus ini. Dan rupanya nama tersebut tidak hanya frasa biasa, namun memiliki makna dan merupakan akronim dari Ajak Kami Jalan-Jalan ka Kota Sukabumi.

Pemberian bus ini langsung dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi di Gedung Sate Bandung. Pengelolaan bus akan dilakukan secara profesional dengan harapan Kota Sukabumi dapat semakin dikenal oleh pengunjung daerah lain maupun mancanegara. Tidak hanya diperuntukkan wisatawan, masyarakat dan pelajar pun bisa menikmati fasilitas pemerintah yang satu ini.

Delia Hijab - Baju Muslim Modern - Bandrosnya Sukabumi Ajak Kami Jalan-Jalan ka Kota Sukabumi - Bus Wisata Kota Sukabumi

Bus Wisata Keliling Kota Sukabumi

Kehadirannya nanti akan dikelola Organda (Organisasi Angkutan Darat), dan dioptimalkan dalam rangka mengenalkan wisata dan sejarah Kota Sukabumi. Saat ini dishub masih mengkaji rute mana yang akan digunakan. Perencanaan ini penting agar kehadiran bus wisata tidak menyebabkan kemacetan lalu linatas. Akan tetapi, rute tetap menyusuri titik-titik lokasi wisata di Kota Sukabumi; meliputi wisata alam, sejarah, serta hiburan dan kuliner.

Sebagai gambaran, wisata bersejarah ada Gedung Juang, atau di Jalan Bhayangkara terdapat rumah bekas tahanan Bung Hatta dan Sjahrir. Di daerah Cikundul atau bagian selatan kota, ada Museum Pegadaian serta tempat lain yang memiliki potensi wisata.

Tidak hanya hibah bus wisata, Dishub Kota Sukabumi juga mendapat hibah lima unit BRT atau Bus Rapid Transit daro Kemenhub. Bus dengan ukuran sedang untuk kapasitas 24 penumpang. Rencananya BRT akan mengambil rute mengitari sepanjang Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi dengan jarak sekitar delapan kilometer. Rencananya BRT dan bus wisata ini akan beropasi pada awal tahun depan. Namun sebelum itu, masih ada beberapa hal yang perlu ditempuh terlebih dahulu. Diantaranya Perwal atau Peraturan Wali Kota untuk memenuhi aspek legalitas dan perencanaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verification: 91309922493f5ad4
WhatsApp WhatsApp Kami