Kewajiban Perempuan Setelah Menikah agar Bernilai Ibadah

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah agar Bernilai Ibadah

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah adalah satu hal yang terhitung ibadah bagi setiap muslim. Pernikahan bisa menjaga diri manusia dari segala kemaksiatan dan perbuatan yang yang dilarang;

Pernikahan yang berkah pastinya adalah pernikahan yang cinta karena Allah SWT dan dilakukan dengan niat beribadah. Ada banyak sekali hikmah dan manfaat dalam pernikahan. Pernikahan yang berkah pastinya pernikahan yang sesuai dengan ketentuan dan rukun islam, rukun iman, fungsi agama islam, dan Fungsi Al-quran Bagi Umat Manusia.

Kewajiban Wanita dalam Pernikahan Menurut Al-Quran

Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa perempuan muslimah memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sebagai bentuk ibadah dalam hal rumah tangga. Berikut adalah hal hala yang berkenaan dengan kewajiban wanita setelah menikah.

Baca Juga : Manfaat Makan Bersama Keluarga untuk Kesehatan Mental

1. Mengikuti Imam Keluarga

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah

Di dalam islam, suami merupakan pemimpin atau imam bagi wanita. Hal ini bukan berarti segala apa yang diperintahkan oleh suami harus seluruhnya ditaati.

Tentu saja perintah dan nasehat suami yang baik sesuai ajaran islam dan tidak melanggar dengan apa yang Allah perintahkan. Mengikuti apa yang suami sampaikan bukan karena kita ingin mengikuti suami, melainkan  karena memang untuk beribadah kepaada Allah SWT.

2. Bersikap Taat Pada Suami

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah yaitu diperintahkan untuk taat dan mengikuti suami atas dasar karena Allah SWT. Untuk itu,

Dalam berumah tangga taat kepada suami adalah salah satu yang paling utama, karena suami tidak mungkin menyuruh kepada hal hal yang dilarang oleh agama melaikan pasti untuk selalu beribadah kepada allah SWT.

Hal ini tentunya juga akan berdampak kepada keharmonisan. Untuk itu, agar keluarga bisa terjalin dengan baik dan bahagia  maka seorang istri harus bisa melakukan hal ini, sebagai bagian dari kewajibannya.

3. Selalu Menjaga Aurat

Setelah menjadi seorang istri, menjaga aurat sangatlah penting karena dalam agama islam sudah ditetapkan batasan aurat pada perempuan.

Sehingga apabila ada keliatan aurat oleh orang yang bukan mahromnya maka akan menimbulkan dosa. Untuk itu seorang istri harus bisa selalu menjaga batasan auratnya dan alangkah baiknya apabila mau bepergian keluar rumah harus ijin terlebih dahulu kepada suami.

ujian setelah menikah menurut islam

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah

Banyak orang orang berpendapat bahwa ujian pernikahan dalam 5 tahun pertama adalah masa tersulit dalam rumah tangga. Ketika berhasil melewati masa-masa sulit ini kemungkinanbesar hubungan dalam rumah tangga akan semakin kuat.

Benarkah demikian?

Namun, dalam islam tidak mengenal penentuan waktu 5 tahun seperti itu. Hanya saja dalam islam mengenal istilah ta’aruf, yaitu proses saling mengenal.

Dalam proses saling mengenal sebenarnya tidak hanya dilakukan sebelum menikah, namun harus dilakukan secara terus menerus. Karena kalian belum tentu mengenal 100% orang yang kita nikahi walaupun telah melewati proses ta’aruf, dan khitbah.

Sikap yang Perlu Dibangun Dalam Rumah Tangga

Ketika kurang bijak dalam mengendalikan emosi, yang ada kita malah hanya menelan rasa kecewa. Maka diperlukan kebesaran hati dan sikap yang bijak saat menemui kenyataan tidak sesuai dengan harapan.

Baca Juga : Peran Ibu Dalam Keluarga Menurut Islam

1. Berbesar Hati

Kewajiban Perempuan Setelah Menikah  untuk seorang perempuan adalah kita sadar dan paham betul bahwa bagi istri untuk mendapatkan ridho suami adalah hal yang sangat luar biasa.

Ridho Allah yang sebelumnya berada di orang tua kita kini beralih kepada ridho seorang suami. Hanya saja terkadang konflik batin kerap muncul ketika sikap atau prilaku suami cenderung berbuat sesukanya, berpegang teguh pada ego yang tinggi tanpa mempertimbangkan perasaan sorang istri. Maka saat itulah kita memerlukan kebesaran hati dan lapang dada untuk bisa memakluminya.

2. Sertakan Dirinya Dalam Doa

Mencari nafkah adalah kewajiban untuk seorang suami. Maka, disaat dirinya belum bisa membuahkan hasil, terlalu lama dalam berproses, atau terjatuh dan cukup sulit untuk bangun kembali, sertakanlah dirinya dalam doa agar semua urusannya di mudahkan oleh Allah SWT.

3. Elegan Dalam Mengingatkan

Kita tentunya mempunyai keyakinan bahwa suami bukanlah makhluk yang sempurna yang tidak luput dari kesalahan. Meski sudah diingatkan berulang kali, terkadang suami tidak berkenan untuk menerimanya. Maka pada saat momen seperti itu kita dituntut untuk selalu bersikap elegan dan tenang ketika mengingatkan.

4. Haqqul Yaqin

Saat suami menemui hal kegagalan, entah itu karena gagal dalam mencapai target usaha, gagal meyakinkan klien, atau terkena tipu yang nominalnya sangat besar. Maka kita sebagai seorang istri memerlukan energi khusus untuk meredam rasa bimbang. Kita harus yakin dan berserah diri dengan janji Allah SWT.,

Demikianlah beberapa Kewajiban Perempuan Setelah Menikah dan ujian di awal pernikahan khususnya bagi para istri. Upaya dalam menggapai rumah tangga surgawi tidaklah sederhana, tidak semudah yang dibayangkan, dan tidak sekadar romantisme. Dibutuhkan kebesaran hati, selalu menyertakan pasangan kita dalam setiap doa, elegan dalam mengingatkan, serta haqqul yaqin. Wallahu A’lam.

Bagi ibu ibu yang hobi arisan, dimana Delia Hijab sebentar lagi akan mengadakan Arisan Delia Hijabdengan beraga keuntungan dan hadiah menarik lainya.

Kalian bisa mempelajari dulu apa itu Arisan Delia Hijab atau bisa menghubungi admin kami DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1
Butuh bantuan?
Assalamu'alaikum, ada yang bisa dibantu kak?